Waktu Terbaik

Assalamu’alaikum…

Sy pernah mendengar seseorang berkata “Dulu waktu kuliah adalah masa-masa terbaik sy. Sekarang sy harus repot mengurus istri, anak, kerjaan”. Kebalikan dari seseorang td, sy pernah membaca kisah seseorang yg sudah berumur 89 tahun berkata “Waktu terbaik sy seumur hidup sy. Saat sy bermain dg teman-teman sy, saat sy bisa sekolah dimana orangtua sy ga mampu, saat sy naik kelas, saat sy sarjana, saat sy bangkit dr kemiskinan, saat sy diterima kerja, saat sy menerima gaji pertama, saat sy naik jabatan, saat sy menikah, saat sy punya anak, saat sy bersama istri dan anak-anak sy, saat sy bersama keluarga besar sy…selama hidup sy adalah waktu terbaik sy.

Cobalah bandingkan kisah yg pertama dengan yg kedua. Kisah yg pertama menurut sy, seseorang tersebut tidak nyaman dg kehidupan dia sekarang dan dia tidak bersyukur sedangkan dari kisah yg kedua bisa sy sebutkan kalau sepanjang hidupnya merupakan masa-masa terbaiknya dan dia sangat bersyukur.

Pembaca yg sy cintai, bahagialah di sepanjang umur kita. Bersyukurlah di setiap hembusan napas kita. Masa lalu biarlah menjadi pembelajaran buat kita ke depannya. Siapkan masa depan untuk membuat kita dan keluarga lebih bahagia dan lebih siap menerima tantangan apapun dalam hidup ini. Tanamkan dalam pikiran dan hati kita bahwa waktu terbaik kita adalah waktu di saat kita sedang menjalaninya.

Bersyukur = bahagia sepanjang umur.

Wassalamu’alaikum…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s