Tips Menemani Istri yang Mau Melahirkan

Assalamu’alaikum…

Saya belum menikah, apalagi melahirkan. Beberapa kali saya melihat para suami menemani istri yang mau melahirkan. Lucu juga melihat ekspresi para suami. Alhamdulillah, selama ini saya melihat suami dengan setia menemani istrinya melahirkan. Belum pernah saya melihat suami yang tidak memperhatikan istrinya ketika mau melahirkan. Mudah-mudahan suami saya nanti mau menemani dan memberikan dukungan yang positif pada saat saya melahirkan🙂 . Saya coba coret-coret di kertas, mungkin beberapa tips berikut (dari hasil melihat para suami menolong istrinya melahirkan dan tanya kepada suster di rumah sakit) dapat membantu para suami:

  1. Persiapan kondisi fisik. Untuk menolong istri, fisik suami juga harus fit. Jagalah kesehatan mulai dari istri hamil.
  2. Tebarkan sabar dan terus memberi semangat.
  3. Ciptakan suasana rileks. Suasana rileks membuat istri tidak tegang.
  4. Perhatikan kebutuhan makan dan minum istri. Apabila istri tidak nafsu makan, maka bujuklah agar istri mau makan.
  5. Berpikir positif. Berpikirlah positif bahwa istri akan melahirkan dengan lancar serta istri dan anak selamat.
  6. Tetap tenang dan jangan panik apabila diminta mengambil keputusan oleh pihak dokter atau rumah sakit.
  7. Dalam menghadapi persalinan, bantu istri dengan mengelus kaki, punggung, dan tangan sambil ngobrol santai
  8. Apabila istri masih bisa jalan, ajak istri berjalan kecil bolak-balik di dekat ruang persalinan.
  9. Bantu istri mandi dengan air hangat, karena air hangat membantu istri menjadi rileks.
  10. untuk mengurangi rasa sakit sewaktu kontraksi, suami juga dapat mengompres punggung istri dengan handuk/waslap hangat.
  11. Berdoalah dan ber-Dzikir terus dan terus kepada Allah SWT untuk kelancaran istri melahirkan sang bayi.

Setelah tips yang boleh dilakukan suami saat istri melahirkan di atas, di bawah ini tips yang tidak boleh suami lakukan:

  1. Jangan pingsan. Suami harus siap melihat kesakitan istri saat melahirkan.
  2. Jangan sibuk sendiri. Istri perlu perhatian dan dukungan.
  3. Jangan panik. Bisa-bisa kepanikan suami menambah kepanikan istri.
  4. Jangan hanya menonton. Coba pelajari cara menjadi pendamping yang efektif bagi istri Anda.
  5. Jangan segan meminta kerabat keluar dari ruang bersalin jika istri merasa terganggu.
  6. Jangan nekat melihat proses bayi keluar apabila tidak tahan melihat darah. Jangan sampai Anda malah pingsan begitu menyaksikan.
  7. Jangan mengabaikan istri setelah bayi lahir. Kelahiran bayi paling ditunggu-tunggu, namun jangan abaikan istri yang telah berjuang melahirkan.

Sekian beberapa tips yang boleh dan yang tidak boleh dilakukan saat istri melahirkan  dari saya. Semoga bermanfaat. Untuk tanya-tanya mention sy di twitter @lala_amalia atau email ke lala_amalia87@yahoo.com

Wassalamu’alaikum…

11 thoughts on “Tips Menemani Istri yang Mau Melahirkan

  1. semoga saja besok waktu melahirkan suami qu juga melakukan hal2 yang membantu Q & lebih menyayangiku & bayi Q Amiiinnnn……

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s