Buanglah Sampah pada Tempatnya

Assalamu’alaikum…

Kalau kita sedang berjalan di jalan lalu ada kalinya pasti kita melihat tempat pembuangan sampah dibandingkan dengan kali, padahal kalau saja kali tersebut bisa bersih, akan lebih indah&nyaman untuk dilihat dan tentunya untuk orang-orang yg tinggal di sekitarnya. Kenapa ya orang-orang tidak bisa membuang sampah di tempat sampah saja. Kenapa susah banget untuk buang sampah pada tempatnya? Padahal manfaat membuang sampah pada tempatnya dirasakan untuk mereka sendiri. Saya pernah melihat orang yg membuang sampah langsung ke kali, seperti tidak ada rasa bersalahnya orang tersebut membuang sesuatu sebanyak 1 ember ke kali. Padahal mereka bisa kekurangan air bersih. Jangan salahkan pemerintah ya kl kekurangan air bersih, tanya saja ke diri kita mengenai perilaku kita yg makin lama makin tidak disiplin&tidak sayang lingkungan. Bisa kan kalau sampahnya dibungkus pake plastik/plastik sampah&dibuang ke tempat sampah/tempat resmi pembuangan sampah?

Selain buang sampah ke kali, coba kita tengok di jalan tol. Ga sedikit mobil-mobil mewah membuang tisue, botol aqua, kertas, makanan, dll ke jalan. Heran yah, mobil boleh mewah tapi kelakuan jauh dari kata mewah. Bisa kan kalau sampahnya disimpan dulu di dalam tas atau mobil, terus baru dibuang ke tempat sampah apabila sudah sampai di tempat tujuan? Atau bisa juga sediakan tempat sampah kecil di dalam mobil.

Di rumah makan/restauran/kafe/tempat makan yg seharusnya kebersihan merupakan hal utama yg harus diperhatikan, namun banyak bisa dilihat tisu, tulang ayam, dll berceceran di lantai. Untuk tamu restauran coba untuk makan yg rapih&membuang tisu/lain-lain di tempat makannya terlebih dahulu/langsung saja ke tempat sampah, bisa kan? Untuk pegawai restauran seharusnya langsung tanggap terhadap hal tsb&segera instruksikan petugas bersih2 untuk membersihkan atau langsung bersihkan saja sendiri. Banyak manager di cafe2/restoran elit dimana managernya kl perlu dy yg mengangkat piring tamunya sendiri (tidak gengsi) agar suasana tamunya tetap kondusif.

Selain itu, bisa kita lihat dan sadar kebersihan di pintu tol. Seandainya karcis tol yg diterima dari petugas tol disimpan terlebih dahulu oleh para pengguna jalan di mobilnya tentu tidak perlu tukang sapu di jalan tol berkeliaran di jalan tol. Mereka yang menyapu jalan tol mempunyai risiko tinggi, yaitu ketabrak mobil! Kalau hendak membuang karcis tol di tempat sampah yg disediakan di pintu tol juga belum tentu karcis yg dibuang masuk ke dalam tempat sampah..karena posisi tempat sampah agak jauh dr jangkauan para pengguna tol. Mungkin perlu diperhatikan oleh jasa marga/pegawai tol lainnya untuk menyediakan tempat sampah yg dapat dijangkau oleh para pengguna jalan atau dibuat tempat sampah yg agak besar setelah jendela pembayaran tol sehingga ketika karcis sampah dilempar masuk pada tempat sampah tersebut.

Selain hal-hal yg saya sebutkan di atas; angkutan umum, rumah sakit, kantor, tempat perbelanjaan, dll sebaiknya juga perlu diperhatikan. Selain dari faktor kesediaan tempat sampah yg layak (ukuran, cara memasukkan sampah, pemisahan jenis sampah), faktor lain yg harus diperhatikan adalah keterjangkauan tempat sampah dr tamu/orang-orang yg berkunjung. Tidak ada salahnya juga untuk setiap individu agar menyimpan sampahnya terlebih dahulu di tas apabila tidak menemukan tempat sampah.

Sekarang kita juga menemukan sudah banyak tempat pembuangan sampah yg dibedakan berdasarkan sampah organik dan sampah non-organik/anorganik. Sampah organik untuk sampah basah seperti sisa-sisa makanan/minuman sedangkan sampah non-organik untuk sampah kering seperti tisu, kertas, dll. Dalam hal ini, saya pernah melihat sebuah institusi yg sudah menyediakan tempat sampah jenis-jenis ini namun ketika diangkut oleh petugas sampah, jenis-jenis yg sudah dipisah tadi dicampur menjadi satu kembali di truk pengangkut sampah. Apa yg mengangkut sampah tersebut tidak diajarkan sebelumnya oleh lembaga yg bertanggung jawab terhadap pengangkutan sampah?

Kalau kita bahas mengenaik sampah ini, rasanya tidak akan cukup sehari. Namun, apa salahnya kalau kita mulai disiplin mengenai sampah dari diri kita sendiri. Mari buanglah sampah pada tempatnya!!

Assalamu’alaikum…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s