Natrium Diklofenak (Formulasi)

III. Analisis Preformulasi, Formulasi dan Usulan Formula

III.1. Pendekatan Formula

  • Berdasarkan analisis farmakologi dan data preformulasi zat aktif Na-diklofenak, maka akan dibuat sediaan gel sebanyak 20 g. Kekuatan sediaan yang akan dibuat adalah 1%.
  • Bentuk senyawa yang akan digunakan adalah bentuk Na-diklofenak yang merupakan bentuk garam. Pemilihan Ma-diklofenak sebagai bentuk yang dipakai dalam sediaan dengan pertimbangan Na-diklofenak larut dalam etanol.
  • Formula umum sediaan gel: R/ Zat Aktif, Gelling agent, pembawa, (peningkat penetrasi, peningkat konsistensi, pengawet, pendapar, pelembab, plastisizer, antioksidan, chelating agent) —> apabila dibutuhkan. Plastisizer dibutuhkan untuk mencegah sineresis. Antioksidan dibutuhkan untuk mencegah oksidasi. Chelating agent dibutuhkan apabila terdapat sesepora logam.
  • Formula pustaka: R/Paraffin liquidum, jeli petroleum putih, garam diklofenak dietilammonium, isopropil alkohol, propilen glikol, karbopol 934P, larutan sodium hidroksida 10% (untuk adjust pH), flavour (lavender, cologne), aquades. (Drug Formulation Manual, hal. 591)

Eksipien yang digunakan dalam pembuatan gel kali ini adalah:

  1. Karbopol/karbomer: Karbopol dipilih sebagai gelling agent karena merupaka gelling agent yang kuat. (HOPE 5, hal. 111-113)
  2. TEA (Trietanolamin): TEA ditambahkan untuk menetralisir polimer karbomer (hingga pH 6-11) sehingga terbentuk gelling agent. Konsentrasi yang biasa digunakan 2-4%. (HOPE 5, hal.794-795).
  3. Metil Paraben dan Propil Paraben: Kombinasi metil dan propil paraben merupakan kombinasi sinergis yang dapat memperluas spektrum anti-mikroba. Larut dalam pelarutnya. (HOPE 5, hal.794-795).
  4. Propilen glikol: Digunakan untuk melarutkan pengawet (metil paraben dan propil paraben) sekaligus dapat meningkatkan penetrasi.
  5. Etanol: Digunakan untuk melarutkan zat aktif dan meningkatkan penetrasi.
  6. Aquades: Digunakan untuk melarutkan gelling agent.

Preformulasi Eksipien tersebut di atas dapat dilihat di buku HOPE (Handbook Of Pharmaceutical Excipient) hal. 111-113, 794-795, 466-467, 629-631, 624-625, 18-19)

III.2 Kesimpulan Formula

Sediaan yang akan dibuat adalah gel Na-diklofenak dengan kekuatan sediaan 1% Na-diklofenak dan bobot sediaan = 20 g.

Formula utama:

  1. Na-diklofenak 1% sebagai zat aktif
  2. Karbopol 1% sebagai gelling agent
  3. TEA (qs) biasanya 2% sebagai netralizing agent
  4. Metil paraben 0,18% sebagai pengawet
  5. Propil paraben 0,02% sebagai pengawet
  6. Etanol 16% sebagai pelarut zat aktif
  7. Propilen glikol 1,038% sebagai pelarut pengawet
  8. Aquades (qs) sebagai pelarut gelling agent

Formula alternatif:

  1. Na-diklofenak 1% sebagai zat aktif
  2. HPMC 4% sebagai gelling agent
  3. Metil paraben 0,18% sebagai pengawet
  4. Propil paraben 0,02%sebagai pengawet
  5. Etanol 20% sebagai pelarut zat aktif
  6. Propilen glikol 1,038% sebagai pelarut pengawet
  7. Air 73,8% sebagai pelarut gelling agent

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s