Jogja (bagian III)

Halo, hari ini liburan sy&keluarga hari ke-3 di Jogja. Hari ini agak lambat memulai beraktivitas di luar hotel, karena hari ini sy&adik sy berenang terlebih dahulu.

Hari saya&keluarga memutuskan untuk jalan-jalan di Jogja menggunakan becak. Becak di Jogja sudah terkoordinasi. Ada yg terlokasi di hotel-hotel, di toko-toko, di pusat wisata, dll dan becak-becaknya sudah dikasih nomor&tanda hotel/toko tersebut serta tukang becaknya diberi kaos hotel/toko tersebut.

Sy&keluarga memulai liburan ke-3 ini dengan mengunjungi toko batik pramugari di alun-alun selatan. Di toko batik tersebut, sy&adik sy dapat belajar batik juga. Selagi sy&adik sy belajar batik, mama&adik sy satu lagi memilih batik untuk dibeli. Belajar batik sangat menyenangkan dibandingkan harus belajar farmasi ( : namun belajar batik sangat membutuhkan kerapihan, kesabaran, dan keuletan. Proses pembuatan batik nanti akan sy ceritakan di bagian lain cerita sy bagian Jogja.

Setelah belajar batik, sy&keluarga pergi ke jalan yg di sepanjang jalannya adalah toko batik. Sy lupa jalan apa namanya. Batiknya walaupun murah-murah,kualitasnya tidak kalah dengan batik bermerek seperti batik keris, danar hadi, pramugari, dll.

Setelah itu, sy&keluarga pergi makan ke Gudeg Yu Djum (gudeg yg terkenal di Jogja), terletak di perkampungan gudeg di Jalan Milijan. Ciri-ciri kampung ini, apabila masuk ke perkampungan ini akan terdapat gapura putih (sayang sekali sy tidak dapat meng-upload gambar2 hasil jepretan sy🙂 ) Gudeg Yu Djum dapat dibawa pulang sebagai oleh-oleh, karena gudegnya tahan lama. Penjual gudeg lain juga bilang kalau gudeg mau dibuat oleh-oleh lebih baik beli di gudeg Yu Djum, karena gudegnya tahan lama, ga cepat rusak (terbukti kan penduduk asli Jogja baik-baik&ramah-ramah)..itulah kenapa sy senang sekali berada di Jogja.

Dari Gudeg Yu Djum, sy&keluarga pergi ke pasar Beringharjo. Pasar Beringharjo merupakan pasar yang terkenal di Jogja. Pasar Beringharjo isinya macem-macem, ada berbagai merek bahan&baju, celana batik, sayuran, buah-buahan, dll. Pokoknya puas banget belanja batik di Pasar Beringharjo.

Sepulangnya dari Pasar Beringharjo, sy&keluarga pergi ke Bakpia Pathok 25 di Jalan Pathuk. Di sana sy melihat proses pembuatan bakpia. Bakpia yg dijual disana ada rasa kacang hijau, keju, coklat, dan nanas. Terdapat perbedaan pembuatan antara rasa kacang hijau dengan rasa lainnya. Kacang hijau pemanasannya menggunakan arang sedangkan yg lainnya menggunakan kompor gas. Hal itu disebabkan karena kacang hijau lebih cepat rusak dibandingkan dengan rasa lainnya. Pembuatannya pun berbeda dengan rasa lainnya dan ruang pembuatannya pun dipisahkan dengan rasa lainnya. Pembuatan bakpia kacang hijau dibuat dengan tepung cakra+kacang hijau+minyak kemudian kulit luarnya dibuat dari tepung cakra yg dibuat bulat-bulat, kemudiannya isinya dimasukkan ke dalam kulit luarnya. Setelah itu dilakukan pemanasan di dalam oven yg berbahan bakar arang. Sedangkan pembuatan rasa lainnya dibuat dengan membuat terlebih dahulu adonannya. Adonannya terdiri dari tepung, bahan dasar&minyak kemudian di gulung-gulung dipanjangkan kemudian dipotong-potong kecil kemudian dibulat-bulat. Sy juga sempat memotret gambar-gambarnya, namun sy tidak dapat meng-upload gambar-gambar tersebut melalui Hp. Setelah melihat proses pembuatan bakpia&membelinya, sy&keluarga pulang ke hotel. Becak yg sy&keluarga tumpangi mau diajak berkeliling&menunggu, namun dengan bayaran yg sesuai dan yg sudah disepakati bersama. Janganlah membayar terlalu rendah untuk tukang becak, karena dia sudah bersedia mengantar dengan mengayuh becaknya di tengah sengatan matahari&sabar menunggu. Bayarlah dengan pantas&kalau bisa lebih, hitung2 kelebihan tersebut dijadikan sedekah sehingga kita mendapat pahala dr اَللّهُ SWT, insya اَللّهُ .

Setelah dr bakpia, sy&keluarga pulang ke hotel. Malam harinya, ada gala dinner di hotel. Sebelum acara tersebut, sy&keluarga menyempatkan keliling Malioboro pada sore hari. Sungguh nikmat berjalan kaki pada sore, malam, dan pagi hari di sepanjang Jalan Malioboro. Karena, pada hari ini adalah sehari sebelum tahun baru, maka pada sore harinya Jalan Malioboro lebih ramai dari biasanya. Terompet sudah mulai dibunyikan pada sore hari.

Pada malam harinya pun, terompet di gala dinner hotel sudah mulai bersahuttan. Di jalan-jalan kembang api sudah mulai berlomba-lomba mengeluarkan cahaya cantiknya. Di udara, empat sisi apabila ditarik garis bangun segiempat, tampak kembang api dengan warna berbeda-beda mengcahayakan langit-langit malam. Jogja sungguh indah.

Kota Jogjakarta, penduduk aslinya, sungguh nyaman&ramah. Ingin rasanya menghabiskan waktu lebih lama lagi di kota Jogja, namun lusa sy sudah muali kuliah lg, harus dengan semangat baru.

Jogja, sangat berkesan. Sy sangat tidak setuju dengan perkataan SBY dengan adanya monarki dalam kerajaan, karena sy sudah merasakan sendiri betapa enjoynya di Jogjakarta bersama penduduk aslinya& penduduknya juga sangat menikmati kehidupan Jogja dr dulu sampai sekarang. Sy mohon sekali kepada Presiden SBY ataupun Presiden lainnya jangan mengobrak-abrik Jogja. Jogja sudah aman&nyaman sekali.

Dan juga kepada penduduk pendatang di Jogja, jangan rusakin Jogja. Tolong jaga kebersihan &kerapihan Jogja. Buanglah sampah pada tempatnya, junjunglah tata krama&tepo seliro. Mari jaga kerukunan masyarakat&umat beragama di Jogja&di Indonesia.

Masyarakat asli Jogja sungguh ramah dan jujur. Terima kasih Jogja. Semoga nilai-nilai masyarakat Jawa di Jogja tetap masih kental&dapat diteruskan oleh generasi selanjutnya. Mari kita lestarikan budaya Jawa, budaya Jogja, budaya Indonesia yang dicirikan sangat ramah, sangat beradab. Jangan rusakin Jogja&jangan rusakkin Indonesia. Majulah Jogja, majulah Indonesia!

Wassalam.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s